Tenses

Panduan Lengkap Materi TBI Tubel STAN: Menguasai Tenses dari Basic hingga Advanced

Halo teman-teman semua. Nanti file PDF materi ini akan dibagikan, begitu juga dengan rekamannya. Jadi, teman-teman nanti bisa mencoba mengerjakan lagi soal tenses yang kita jadikan pretest malam ini.

Sebagai perkenalan singkat tentang materi TBI (Tes Bahasa Inggris) Tubel STAN maupun BPKP, seperti yang mungkin pernah teman-teman dengar, soal TBI untuk Tubel atau SPMB apapun itu mengacunya ke TOEFL ITP. Tes bahasa Inggris global yang sudah menjadi standar itu ada dua: IELTS dan TOEFL ITP. Jika teman-teman ingin lanjut S2, biasanya menggunakan IELTS Academic. Sementara kalau teman-teman sekarang mau S1, D4, atau D3, itu menggunakan TOEFL ITP.

Materi yang akan kita bahas dan yang tadi sudah teman-teman kerjakan adalah contoh soal level tenses yang basic. Walaupun terlihat panjang—seperti soal nomor dua yang terlihat panjang sekali—ini sebenarnya materinya materi dasar.

Mungkin dulu saat teman-teman tes dari SMA ke D1 atau D3, materinya terlihat sederhana karena soal reguler SPMB itu bisa dibilang satu sampai dua tingkat di bawah Tubel. Soal Tubel memang satu sampai dua tingkat di atas yang reguler. Soal reguler biasanya singkat, hanya SPOK (Subjek, Predikat, Objek, Keterangan). Namun, untuk soal Tubel, selain kalimat biasa, juga bisa berupa kalimat majemuk yang terdiri lebih dari satu subjek.

Kami membuat soal pretest yang tidak sesederhana soal reguler supaya teman-teman mulai terbiasa mengerjakan soal untuk TBI SPMB Tubel.

Referensi Belajar TBI Tubel

Bagi teman-teman yang sudah mendapatkan akses ke Google Drive, kami sudah menambahkan dua file di sana, salah satunya adalah Longman. Longman adalah salah satu rujukan untuk soal TOEFL ITP, selain Barron dan Cliff. Buku-buku ini sering dipakai untuk rujukan soal TOEFL ITP ataupun soal SPMB Tubel.

Berdasarkan pengalaman alumni Persiapan Tubel yang lulus SPMB Tubel tahun 2025, mereka mengatakan bahwa dengan mengerjakan buku-buku tersebut, mereka jadi lebih familiar dengan soal TBI SPMB Tubel. Jadi, saran saya, silakan kerjakan soal Longman yang ada di Google Drive sekaligus soal SPMB Tubel tahun sebelumnya.

Bagi teman-teman yang mungkin mengalami kesulitan di TBI, tenang saja. Di sini kita akan belajar mulai dari basic banget. Kita akan belajar mengenali soal, melihat petunjuk soal, dan cara cepat mengerjakannya.


Dasar-Dasar Tenses: Tidak Perlu Mengartikan Semuanya

Mari kita flashback dulu mengenai tenses. Mengapa kita perlu belajar tenses? Karena tenses adalah materi paling dasar dari bahasa Inggris. Semua materi di TBI SPMB Tubel merujuknya pasti ke tenses sebagai basic-nya.

Pada dasarnya, tenses adalah materi yang tidak perlu diartikan. Maksudnya, saat mengerjakan soal tenses, teman-teman tidak perlu mengartikan soal secara keseluruhan untuk bisa menjawabnya. Justru jika diartikan, teman-teman bisa terkena jebakan soal.

Yang paling penting dilihat adalah petunjuk soalnya, yaitu Adverb of Time (AOT) atau keterangan waktu.

Cara mengerjakan soal tenses:

  1. Cari AOT-nya (Adverb of Time): Apakah Present, Past, atau Future.
  2. Cari Subjeknya: Tentukan apakah subjeknya tunggal atau jamak.

Ini penting karena subjek tunggal (seperti He, She, It, nama orang, profesi) predikatnya juga harus tunggal. Jika subjeknya jamak (They, We, You), predikatnya juga jamak.


1. Simple Present Tense

Dalam sebuah kalimat, harus ada Subjek, Predikat, dan Objek. Ciri khas Simple Present:

  • Predikatnya harus kata kerja pertama (V1).
  • To be: Is, Am, Are.
  • Jika subjek jamak, cukup kata kerja pertama saja.
  • Jika subjek tunggal, kata kerja pertama ditambah akhiran -s atau -es.

Adverb of Time (AOT) Simple Present:

  • Always, Usually, Sometimes, Today.
  • Tahun yang akan datang (misal ujian tahun 2026, jika konteksnya fakta).
  • Every + Waktu (Example: Every month, Every year, Every Sunday).

Strategi Mengerjakan Soal dengan Dua Kalimat: Jika ada soal yang panjang atau terdiri dari dua kalimat, jangan terjebak membaca semuanya. Fokuslah pada kalimat yang memiliki titik-titik (pertanyaan). Kalimat lain bisa dicoret atau diabaikan agar tidak membingungkan AOT-nya.

Contoh kasus: Jika di kalimat soal ada kata Today, dan di kalimat lain ada Yesterday, fokuslah pada kalimat yang ada soalnya. Jika soalnya ada di kalimat dengan Today, maka gunakan aturan Simple Present.

Subjek Tunggal vs Jamak: Contoh: “My teacher … with the speaker’s opinion today.” AOT-nya adalah Today (Present). Subjeknya My teacher (Tunggal). Maka kata kerjanya harus pakai -s. Jawabannya: Agrees.

Jika subjeknya “My teachers” (Jamak), maka tidak perlu -s, jawabannya Agree.

Kasus Khusus: Kata “Team” Kata Team bisa tunggal, bisa jamak.

  • Tunggal: Jika yang dimaksud adalah kesatuan tim secara utuh.
  • Jamak: Jika yang dimaksud adalah anggota orang-orang di dalamnya.

Contoh soal nomor 15: “The team … today.” Karena tidak ada indikasi jamak, Team dianggap tunggal. Maka kata kerja pakai -s (Works).

Tanya Jawab: AOT Ganda (Today & For) Ada pertanyaan, “Apakah mungkin jawabannya Present Perfect jika ada Today?” Jawabannya: Jika Today berdiri sendiri dan menyatakan waktu, itu Simple Present. Namun, jika ada AOT berlapis, misalnya ada Today DAN For two hours, maka kita gabungkan.

  • Today = Present.
  • For/Since + Waktu = Perfect.
  • Gabungannya menjadi Present Perfect.

Jadi, Perfect lebih unggul daripada Simple. Jika ada For/Since, itu mengalahkan Simple Present.


2. Present Continuous Tense

Pola kalimatnya tetap SPO, tapi predikatnya berubah.

  • Continuous = Pasti pakai Verb-ing.
  • Verb-ing tidak boleh muncul sendirian, harus ada To Be sebelumnya.
  • Karena ini Present, To Be-nya adalah Is, Am, Are.

AOT Present Continuous:

  • Now, Right now.
  • At this + Waktu (At this moment, At this time).
  • Kata Perintah (biasanya diakhiri tanda seru) yang berhubungan dengan indra manusia. Contoh: “Look!” (Lihat), “Listen!” (Dengar).

Contoh: “Look! The children … in the garden.” Ada kata perintah “Look”, berarti Present Continuous. Cari jawaban yang ada Verb-ing dan To Be. Subjek Children adalah jamak (dari Child), maka pakai Are. Jawabannya: Are playing.


3. Present Perfect Tense

  • Perfect = Pasti pakai kata kerja ketiga (V3).
  • Pola: Subjek + Have/Has + V3 + Objek.
  • Verb 3 wajib didahului Auxiliary (Have/Has).
    • Subjek Jamak pakai Have.
    • Subjek Tunggal pakai Has (Ingat: Tunggal suka dengan huruf S -> Is, Was, Has, Does).

AOT Present Perfect:

  • For + Waktu (For two hours, For three years). Ingat, For harus diikuti durasi waktu.
  • Since + Waktu (Since Monday, Since last year).
  • Lately (baru-baru ini).

Hierarki AOT: Jika dalam satu soal ada indikator Simple (misal: Every fiscal year) dan indikator Perfect (misal: Since 2010), maka Perfect lebih unggul. Gunakan rumus Present Perfect.

Contoh: “The university … every fiscal year since 2010.” Ada Every (Simple) dan Since (Perfect). Since menang. Maka cari jawaban yang pakai Has/Have + V3.


4. Present Perfect Continuous

  • Continuous = Pakai Verb-ing.
  • Perfect = Pakai V3.
  • Gabungan: Subjek + Have/Has + Been (V3 dari To Be) + V-ing.

Kapan menggunakan Present Perfect Continuous? AOT-nya sama dengan Present Perfect (For dan Since).

  1. Kondisi 1: Jika ada For/Since, utamakan Perfect Continuous sebagai jawaban utama, dan Perfect biasa sebagai jawaban alternatif. Ini berlaku jika kata kerjanya adalah kegiatan/pekerjaan (seperti write, study, work).
  2. Kondisi 2: Jangan gunakan Perfect Continuous jika kata kerjanya bukan kegiatan, melainkan kondisi/state (seperti be, sick, know, love). Jika kondisi, gunakan Perfect biasa.

Contoh 1: “He … the poem for two hours up to now.” Ada For dan Now. Gabungan Perfect dan Continuous. Kata kerja Write adalah kegiatan. Maka utamakan Has been writing.

Contoh 2: “The man … in that office for one year.” (Konteks keberadaan/kondisi). Jika pilihannya Has been being, itu salah karena Being bukan kegiatan dalam konteks ini. Lebih tepat pakai Has been saja.


5. Simple Past Tense

  • Pola: Subjek + Verb 2.
  • Verb 2 tidak boleh ada tambahan -s. Tidak peduli subjek tunggal atau jamak, bentuknya sama.

AOT Simple Past:

  • Yesterday.
  • Just now (artinya baru saja).
  • Last + Waktu (Last year, Last month).
  • Waktu + Ago (Two days ago).

Catatan: Yesterday dan Just now adalah AOT yang “lemah”, bisa dikombinasikan.


6. Past Continuous Tense

  • Pola: Subjek + Was/Were + Verb-ing.

Perbedaan Simple Past vs Past Continuous:

  • Jika waktunya tidak spesifik (misal hanya Yesterday), gunakan Simple Past.
  • Jika waktunya spesifik (misal Yesterday at 2 PM), gunakan Past Continuous.

Contoh: “Yesterday at 9 PM, Mr. President … the statement.” Karena ada jamnya (spesifik), pakai Was/Were + V-ing.


7. Tenses Berpasangan (Past)

Ada tenses yang selalu muncul berpasangan dalam kalimat majemuk.

A. When dan While

  • Pasangan utamanya: Simple Past dan Past Continuous.
  • Posisi boleh dibolak-balik.
  • Logikanya: Satu kejadian sedang berlangsung (Continuous), lalu disela oleh kejadian lain (Simple Past).

Contoh: “When I saw her, she was crying.” atau “She was crying when I saw her.” Jika di soal sudah ada Simple Past, cari pasangannya yaitu Past Continuous. Sebaliknya, jika sudah ada Past Continuous, cari Simple Past.

B. Past Perfect (Had + V3) Ini juga berpasangan.

  • Before: Polanya Before + Simple Past, pasangannya Past Perfect. (Ingat: Sebelum Simple Past terjadi, Past Perfect sudah selesai duluan).
  • After: Polanya After + Past Perfect, pasangannya Simple Past.
  • Pola Before dan After tidak boleh dibolak-balik strukturnya, beda dengan When/While.

C. Kombinasi Tenses Berpasangan dengan For/Since Jika ada tenses berpasangan (misal ada When/While atau kejadian lampau lainnya), TAPI ada keterangan For/Since + Waktu, maka aturannya berubah:

  • Gunakan Past Perfect Continuous (Had been V-ing) sebagai jawaban utama.
  • Gunakan Past Perfect (Had V3) sebagai jawaban alternatif (jika kata kerja adalah kondisi/bukan kegiatan).

Contoh: “When the earthquake happened, I … (work) for 30 minutes.” Ada When + Happened (Past), tapi ada For 30 minutes (Perfect). Maka gabungkan menjadi Past Perfect Continuous: Had been working.


8. Future Tenses

A. Simple Future

  • Pola: Subjek + Will + Verb Infinitive (Kata kerja dasar, tanpa s/es/ing/ed).
  • AOT: Tomorrow, Next + Waktu, Tonight.

B. Future Continuous

  • Pola: Subjek + Will be + Verb-ing.
  • Digunakan jika waktu di masa depan spesifik (misal: Tomorrow at 7 PM).

C. Tenses Berpasangan: As Soon As

  • Polanya: Simple Future + As soon as + Simple Present.
  • Tidak boleh dibolak-balik secara pola tenses-nya.

D. Future Perfect

  • Pola: Subjek + Will have + Verb 3.
  • Ingat: Setelah Will harus Have (infinitive), tidak boleh Has atau Had.
  • AOT: By + Waktu di masa depan (misal: By December, By 2030).

E. Future Perfect Continuous

  • Pola: Subjek + Will have been + Verb-ing.
  • AOT: Kombinasi By + Waktu (masa depan) DAN For/Since + Durasi.

9. Special Case: By The Time

Hati-hati dengan By the time, karena ada dua pola:

  1. Pola Past:
    • By the time + Simple Past, pasangannya Past Perfect.
  2. Pola Future:
    • By the time + Simple Present, pasangannya Future Perfect.

Lihat konteks kalimatnya. Jika setelah By the time adalah kata kerja bentuk kedua (Past), pasangannya Had V3. Jika setelahnya kata kerja bentuk pertama (Present), pasangannya Will have V3.


Penutup

Materi tenses ini memang agak padat karena ini adalah fondasi. Jika tenses teman-teman lemah, nanti akan berpengaruh ke materi selanjutnya seperti Passive Voice, Adjective Clause, Gerund, dan lainnya.

Pastikan teman-teman bukan hanya sekadar bisa, tapi menguasai. Ulangi materi ini. Materi yang gampang bisa menjadi sulit jika dilupakan. Jika bab 1 (Tenses) sudah mantap, bab-bab selanjutnya akan lebih mudah. Dan jika materi structure sudah dikuasai, ditambah reading yang mantap, poin teman-teman pasti akan tinggi.

Terima kasih buat waktunya teman-teman. Maaf jika ada overtime. Materi PDF dan rekaman akan di-share di grup. Tetap jaga kesehatan, khususnya teman-teman yang di Sumatera. Semoga tahun depan teman-teman bisa lulus Tubel. Terima kasih semuanya!


This file is located at: _chapters/210-tbi-transkrip/010-tenses.md