Aritmatika Sosial & Barisan
Pembahasan Mendalam: Aritmatika Sosial dan Barisan Bilangan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam semuanya. Malam ini kita akan membahas materi tentang Aritmatika Sosial dan Barisan. Soal-soal pre-test tadi pagi sudah saya titipkan ke admin untuk teman-teman kerjakan. Apakah sudah pada sempat mengerjakan soalnya? Atau baru membaca saja jadi belum sempat mengerjakan? Tidak apa-apa, soal masih bisa diakses sampai pekan depan, insyaallah.
Nanti sambil jalan kita coba kerjakan bersama. Setelah ini, insyaallah kita akan ada 10 soal post-test lagi tentang aritmatika sosial dan barisan. Mungkin ada beberapa rumus yang harus teman-teman pahami dan hafalkan dalam materi ini. Tapi, mari kita coba berkenalan atau lebih familiar lagi dengan rumusnya sambil mengerjakan soal-soal latihan.
Aritmatika Sosial: Menghitung Laba dan Rugi
Kita coba langsung ke soal nomor satu.
Kasus Minyak Goreng Pak Aditya: Pak Aditya membeli tiga jerigen minyak goreng yang masing-masing berisi 25 liter dengan harga Rp600.000 dan menjualnya dengan mengharapkan laba 5% dari harga beli. Beberapa hari kemudian harga minyak goreng turun dan Pak Aditya terpaksa harus menjual sisa persediaan minyak goreng sebanyak 21 liter dengan harga Rp7.400 per liter.
Jadi ada dua harga jual di sini. Ada yang dijual dengan harga mengharapkan laba 5% dan ada yang dijual dengan harga Rp7.400. Pertanyaannya, berapa persen laba atau rugi yang diperoleh Pak Aditya setelah semua minyak goreng itu terjual habis?
Yang ditanyakan adalah persen laba atau rugi. Teman-teman tahu bahwa untuk menentukan untung atau rugi, kita lihat harga jual dan belinya. Kalau harga jualnya lebih tinggi daripada harga beli, berarti dia untung. Kalau harga jualnya lebih rendah, berarti rugi. Persentasenya dihitung dengan membandingkan besar laba atau ruginya terhadap modal (harga beli), lalu dikali 100%.
Langkah Penyelesaian:
- Cari Harga Beli (Modal): Diketahui harga belinya Rp600.000.
- Cari Total Volume: 3 jerigen x 25 liter = 75 liter.
- Cari Modal per Liter: Rp600.000 dibagi 75 liter = Rp8.000 per liter.
- Hitung Harga Jual:
- Penjualan Sisa (21 Liter): Dijual Rp7.400 per liter. Total = 21 x Rp7.400 = Rp155.400.
- Penjualan Awal: Total 75 liter dikurang sisa 21 liter = 54 liter. Bagian ini dijual dengan mengharapkan laba 5% dari harga beli (modal). Artinya, dijual seharga 105% dari modal. Harga jual per liter = 105% x Rp8.000 = Rp8.400. Total = 54 x Rp8.400 = Rp453.600.
- Total Harga Jual Keseluruhan: Rp155.400 + Rp453.600 = Rp609.000.
Karena harga jual (Rp609.000) lebih besar dari harga beli (Rp600.000), berarti Pak Aditya untung.
Menghitung Persen Laba: Laba = Rp609.000 - Rp600.000 = Rp9.000. Persen Laba = (Rp9.000 / Rp600.000) x 100%. Hasilnya adalah 1,5%.
Jadi, di soal nomor satu ini kita mengingat kembali rumus dasar laba rugi. Dasarnya selalu dibandingkan dengan modal.
Diskon Bertingkat (Diskon Ganda)
Lanjut ke soal nomor dua tentang diskon.
Soal Diskon: Sebuah buku didiskon dua kali berturut-turut yaitu 20% dan X%. Jika diskon total menjadi 36%, maka berapakah X?
Sebelum menjawab, mari kita pahami logika diskon bertingkat. Misal, ada diskon 50% + 50%. Ini bukan berarti diskonnya 100% (gratis).
- Diskon 1: 50% dari harga awal (misal 1 juta), potongannya 500 ribu. Sisa harga 500 ribu.
- Diskon 2: 50% dari sisa harga tadi. Jadi 50% dari 500 ribu = 250 ribu.
- Total Diskon: 500 ribu + 250 ribu = 750 ribu (atau 75% dari harga awal).
- Total Bayar: Tinggal 250 ribu (25%).
Rumus cepat untuk mencari Total yang Harus Dibayar (YHD) pada diskon bertingkat: \(Total YHD = (100\% - D1) \times (100\% - D2)\)
Dan untuk Total Diskon: \(Total Diskon = 100\% - Total YHD\)
Penyelesaian Soal: Diketahui total diskon 36%. Artinya, total yang harus dibayar adalah 100% - 36% = 64%. Diskon pertama (D1) adalah 20%. Maka sisa setelah diskon pertama adalah 80%.
Kita bisa pakai logika: Berapa persen (X) yang jika dikalikan dengan sisa harga pertama (80%) hasilnya selisih diskonnya (16%)? Atau pakai rumus total bayar: \(64\% = (100\% - 20\%) \times (100\% - X\%)\) \(64\% = 80\% \times (100\% - X\%)\) \(64\% / 80\% = 100\% - X\%\) \(0,8 = 1 - (X/100)\) \(X\% = 20\%\)
Jadi, nilai X adalah 20. Logikanya, diskon pertama 20%, sisa 80%. Diskon kedua 20% dari 80% adalah 16%. Total diskon = 20% + 16% = 36%. Sesuai.
Konsep Dasar Barisan Aritmatika dan Geometri
Karena dalam kehidupan sehari-hari jarang dipakai, wajar kalau agak lupa. Mari kita ingat kembali.
- Barisan Aritmatika:
Cirinya adalah memiliki Beda (b) yang sama. Beda adalah selisih antar suku ($U_n - U_{n-1}$).
Contoh: 2, 4, 6, 8, 10. Bedanya selalu 2.
- Rumus Suku ke-n ($U_n$): $U_n = a + (n-1)b$
- Rumus Suku Tengah ($U_t$): $U_t = \frac{1}{2}(a + U_n)$
- Rumus Jumlah Suku ($S_n$): $S_n = \frac{n}{2}(a + U_n)$
- Barisan Geometri:
Cirinya memiliki Rasio (r) yang sama. Rasio adalah perbandingan antar suku ($U_n / U_{n-1}$).
Contoh: 1, 3, 9, 27. Rasionya selalu 3.
- Rumus $U_n = a \cdot r^{n-1}$
- Geometri Tak Hingga (Bola Memantul): Jika ditanya jumlah deret tak hingga ($S_\infty$), rumusnya: $\frac{a}{1-r}$ (“Air”).
Kasus Khusus Panjang Lintasan Bola:
- Bola dilempar dari bawah ke atas: Lintasannya naik lalu turun. Rumusnya $2 \times S_\infty$ atau $\frac{2a}{1-r}$.
- Bola dijatuhkan dari atas: Pantulan pertama dari atas (hanya turun), pantulan berikutnya naik-turun. Rumusnya $\frac{2a}{1-r} - a$.
- Cara Cepat (Rumus H-Q-P): Jika rasio pantulan adalah $\frac{P}{Q}$ dan ketinggian awal $H$, maka panjang lintasan: \(Panjang Lintasan = H \times \frac{Q+P}{Q-P}\) (Catatan: P adalah pembilang, Q adalah penyebut).
Latihan Soal Barisan
Soal 3: Menentukan Banyak Suku (n)
Diketahui suku ke-4 ($U_4$) = 130 dan suku tengah ($U_t$) = 190 pada deret aritmatika. Suku terakhir ($U_n$) = 340.
- $U_4 = a + 3b = 130$
- $U_t = \frac{1}{2}(a + U_n) = 190 \rightarrow a + U_n = 380$
- Karena $U_n = 340$, maka $a + 340 = 380$, sehingga $a = 40$.
- Substitusi ke persamaan $U_4$: $40 + 3b = 130 \rightarrow 3b = 90 \rightarrow \textbf{b = 30}$.
- Cari $n$ dari rumus $U_n$: $340 = 40 + (n-1)30$ $300 = 30(n-1)$ $10 = n-1$ $n = 11$
Soal 4: Laptop, Diskon, dan Pajak
Harga laptop Rp5.000.000. Diskon 10%, kemudian kena pajak PPN 11%. Berapa yang harus dibayar?
- Harga setelah diskon (90%): $90\% \times 5.000.000 = 4.500.000$.
- Kena pajak 11% dari harga setelah diskon. Artinya kita bayar 100% (harga barang) + 11% (pajak) = 111%.
- Total bayar = $111\% \times 4.500.000$.
- Hitungan cepat: $45 \times 11 = 495$. Tambahkan nol-nya.
- Hasilnya Rp4.995.000.
Soal 5: Jumlah Ganjil vs Genap
P adalah penjumlahan bilangan ganjil 1 sampai 15. Q adalah penjumlahan bilangan genap 2 sampai 18. Logikanya, dalam deret angka yang setara, jumlah genap pasti lebih besar dari ganjil.
- P (Ganjil 1-15): Ada 8 angka ($n=8$). Rumus jumlah ganjil: $n^2 = 8^2 = 64$.
- Q (Genap 2-18): Ada 9 angka ($n=9$). Rumus jumlah genap: $n^2 + n = 9^2 + 9 = 81 + 9 = 90$.
- Maka Q > P.
Soal 6: Mencari Suku ke-6
Diketahui $U_9 + U_{11} = 38$ dan $U_{14} = 14$. Ditanya $U_6$.
- $U_9 + U_{11} = (a+8b) + (a+10b) = 2a + 18b = 38 \rightarrow a + 9b = 19$. Perhatikan bahwa $a + 9b$ adalah $U_{10}$. Jadi $U_{10} = 19$.
- Diketahui $U_{14} = 14$.
- Lihat pola: Dari $U_{10}$ ke $U_{14}$ (naik 4 suku), nilainya turun 5 (dari 19 ke 14).
- Yang ditanya $U_6$. Dari $U_6$ ke $U_{10}$ juga selisih 4 suku. Karena ini aritmatika linier, maka selisih nilainya pasti sama.
- Jika ke kanan berkurang 5, maka ke kiri bertambah 5.
- $U_6 = 19 + 5 = 24$.
Soal 7: Trampolin (Lintasan Geometri)
Pantulan pertama 150 cm. Pantulan berikutnya 1/4 dari tinggi sebelumnya. Karena dimulai dari pantulan pertama (bawah ke atas), pakai rumus: $\frac{2a}{1-r}$.
- $a = 150$, $r = 1/4$.
- $2(150) / (1 - 1/4) = 300 / (3/4) = 300 \times (4/3) = 400$.
Soal 8: Virus Membelah Diri
Virus membelah diri menjadi 2 setiap 24 jam. Setiap 96 jam, 1/4 virus dibunuh. Awal ada 8 virus. Berapa jumlah pada hari ke-6?
- 96 jam / 24 jam = 4 kali pembelahan.
- Kondisi setelah 96 jam (U5): $8 \times 2^4 = 8 \times 16 = 128$.
- Dibunuh 1/4, sisa 3/4. Sisa virus = $3/4 \times 128 = 96$.
- Ini baru selesai hari ke-4 (96 jam). Menuju hari ke-6, butuh 2 hari lagi (48 jam), berarti 2 kali membelah lagi.
- $96 \times 2 \times 2 = 96 \times 4 = 384$.
Soal 9: Efisiensi Gaji Karyawan
Perusahaan mengurangi 20% karyawan, tapi menaikkan gaji sisa karyawan sebesar 10%. Berapa penghematannya?
- Awal: Bayar $X$ orang $\times$ $Y$ gaji = $XY$ (100%).
- Karyawan sisa 80% dari X.
- Gaji baru 110% dari Y.
- Total bayar baru = $80\% \times 110\% = 0,8 \times 1,1 = 0,88$ atau 88%.
- Penghematan = $100\% - 88\% = 12\%$.
Soal 10: Jumlah Bilangan Bulat
Jumlah bilangan bulat antara 200 dan 400 yang habis dibagi 4.
- “Antara” berarti 200 dan 400 tidak ikut.
- Mulai dari 204 sampai 396.
- Ini deret aritmatika dengan beda 4.
- Cari n: $U_n = a + (n-1)b \rightarrow 396 = 204 + (n-1)4$. $192 = 4(n-1) \rightarrow 48 = n-1 \rightarrow n = 49$.
- Jumlah ($S_{49}$) = $\frac{49}{2} (204 + 396) = \frac{49}{2} (600) = 49 \times 300 = 14.700$.
Pembahasan Post-Test (Soal Lebih Menantang)
Tadi kita sudah quiz, sekarang mari kita bahas soal-soal post-test yang mungkin terasa lebih sulit.
1. Keuntungan Setelah Pajak Pengusaha ingin untung setelah pajak sebesar 30% dari penjualan. Pajak 20% dari keuntungan sebelum pajak. Biaya total 500 juta.
- Misal Penjualan = X. Target untung bersih = 0,3X.
- Untung kotor = X - 500 juta.
- Pajak 20%, berarti sisa untung bersih adalah 80% dari untung kotor.
- Persamaan: $80\% (X - 500 \text{ juta}) = 30\% X$.
- $0,8X - 400 \text{ juta} = 0,3X$.
- $0,5X = 400 \text{ juta} \rightarrow X = 800 \text{ juta}$.
2. Markup Harga Agar Diskon Balik Modal Ingin diskon 20% tapi harga setelah diskon tetap sama dengan modal.
- Misal Modal = 80.000 (biar gampang hitungnya).
- Harga jual setelah diskon harus 80.000.
- Harga jual setelah diskon adalah 80% dari Harga Label.
- $80\% \times \text{Harga Label} = 80.000 \rightarrow \text{Harga Label} = 100.000$.
- Selisih (Markup) = 100.000 - 80.000 = 20.000.
- Persen Markup = $(20.000 / 80.000) \times 100\% = 25\%$.
- Rumus Cepat: $\frac{\%Diskon}{100 - \%Diskon} \times 100\% \rightarrow \frac{20}{80} \times 100\% = 25\%$.
3. Trampolin Tokyo (Mencari X) Tokyo berdiri di ketinggian 4,5 m, lalu loncat setinggi X meter. Pantulan berikutnya 2/3 dari tinggi sebelumnya. Total lintasan sampai berhenti 31,5 m.
- Perhatikan, dia mulai dari posisi diam (4,5 m) lalu loncat (X) ke atas.
- Ketinggian awal jatuh (H) = 4,5 + X.
- Rasio 2/3.
- Lintasan = X (loncat naik) + Panjang lintasan jatuh dan memantul.
- Rumus lintasan jatuh memantul pakai cara cepat H(Q+P)/(Q-P). $31,5 = X + (4,5 + X) \times \frac{3+2}{3-2}$. $31,5 = X + (4,5 + X) \times 5$. $31,5 = X + 22,5 + 5X$. $9 = 6X \rightarrow X = 1,5$ meter.
4. Kombinasi Aritmatika & Geometri $U_3$ Geometri = $U_7$ Aritmatika. Suku pertama keduanya 4. Rasio geometri = Beda aritmatika ($r=b$). $b$ bilangan bulat.
- $U_3 \text{ Geo} = ar^2 = 4b^2$.
- $U_7 \text{ Arit} = a+6b = 4+6b$.
- $4b^2 = 4+6b \rightarrow$ bagi 2 $\rightarrow 2b^2 - 3b - 2 = 0$.
- Faktorkan: $(2b+1)(b-2) = 0$.
- $b = -1/2$ atau $b = 2$. Karena diminta bulat, maka $b=2$.
- Soal: $U_6 \text{ Geo} - U_{15} \text{ Arit}$. $U_6 \text{ Geo} = 4(2^5) = 128$. $U_{15} \text{ Arit} = 4 + 14(2) = 32$. Hasil = $128 - 32 = 96$.
5. Rasio Geometri Aljabar $a+3, a-3, a-11$ adalah barisan geometri.
- Rasio sama: $\frac{U_2}{U_1} = \frac{U_3}{U_2}$.
- $(a-3)^2 = (a+3)(a-11)$.
- $a^2 - 6a + 9 = a^2 - 8a - 33$.
- $2a = -42 \rightarrow a = -21$.
- Rasio = $\frac{-21-3}{-21+3} = \frac{-24}{-18} = \frac{4}{3}$.
6. Murid Kurang Sakti 40% Putri dan 20% Putra “kurang sakti”. Total Putri 55% dari siswa.
- Putri Kurang Sakti: $40\% \times 55\% = 22\%$ total siswa.
- Total Putra: $100\% - 55\% = 45\%$.
- Putra Kurang Sakti: $20\% \times 45\% = 9\%$ total siswa.
- Total Kurang Sakti = $22\% + 9\% = 31\%$.
7. Ayam Betina Mati 40% ayam adalah betina. 80% ayam betina mati, jumlahnya 1.152 ekor.
- Ayam mati = 80% dari (40% Total Ayam).
- $1.152 = 32\% \times \text{Total}$.
- Total = $1.152 / 0,32 = 3.600$ ekor.
8. Amuba dan Waktu (Soal Menjebak) Amuba membelah setiap 12 jam. Awal 8 amuba. Setiap 48 jam, 1/4 dibunuh. Berapa banyak pada hari keempat?
- Hati-hati dengan istilah “Pada” dan “Setelah”.
- 48 jam = 4 kali pembelahan (12 jam x 4).
- Jumlah sebelum dibunuh: $8 \times 2^4 = 128$.
- Dibunuh 1/4, sisa 3/4 dari 128 = 96. (Ini kondisi tepat setelah 48 jam / akhir hari ke-2).
- “Pada hari keempat” artinya saat memasuki awal hari ke-4.
- Dari akhir hari ke-2 (jam ke-48) menuju awal hari ke-4 (jam ke-72), ada selisih 24 jam.
- Dalam 24 jam, amuba membelah 2 kali lagi (karena siklus 12 jam).
- Jadi: $96 \times 2 \times 2 = 384$.
Sekian diskusi kita malam ini. Memang soal cerita seringkali menjebak di pemahaman bahasanya, terutama soal waktu dan persentase bertingkat. Jangan lupa untuk menyempatkan waktu mengevaluasi diri, coba kerjakan ulang soal tanpa melihat kunci jawaban dan pakai timer untuk melatih mental.
Terima kasih teman-teman yang sudah bergabung. Jaga kesehatan dan semangat belajarnya. Maaf jika ada kekurangan.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat istirahat.