Parallel & Concordance

Strategi Menguasai Materi Parallel dan Concordance untuk TBI Tubel STAN

Selamat malam, teman-teman. Terima kasih sudah hadir malam ini.

Mulai minggu ini, kita akan uji coba sistem belajar yang baru. Seperti yang sempat saya sampaikan kemarin, rencana awalnya kita akan mulai di bulan Ramadan. Namun, ada beberapa usul dari teman-teman siswa ke admin yang meminta untuk dicoba sekarang agar mendapat bayangan seperti apa kelasnya.

Pada dasarnya, kelas ini bersifat pilihan. Untuk TBI, minggu ini kita ada dua kali pertemuan, yaitu di hari Senin dan hari Jumat. Artinya, bagi teman-teman yang sekarang sudah hadir, nanti hari Jumat tidak perlu hadir lagi karena materi yang dibahas akan sama. Sepanjang di pengumuman grup tidak disebutkan pengajar yang lain, berarti pengajarnya sama.

Sistem ini mirip dengan TPA hari Sabtu dan Minggu jam 1 siang yang sama-sama diajar oleh Kakak. Jika ada perbedaan pengajar, pasti akan diinformasikan. Misalnya, Senin pengajarnya si A, Selasa pengajarnya si B. Jadi, kalian bisa menyesuaikan dengan jadwal kalian atau memilih pengajar yang menurut kalian lebih cocok gaya belajarnya. Seperti saat kuliah dulu, kalian bisa memilih ingin belajar dengan kakak siapa dan di hari apa.

Malam ini kita akan belajar materi Paralel dan Concordance. Jika masih ada waktu, kita akan lanjut membahas PR materi berikutnya. Namun, fokus utama kita adalah dua materi ini karena keduanya selalu keluar setiap tahun, baik di soal TBI maupun TOEFL pada umumnya. Biasanya, materi Concordance ini sering muncul di bagian Error Recognition.

Mari kita masuk ke materinya.


Memahami Materi Paralel (Kesetaraan)

Materi paralel pada dasarnya berbicara tentang kesetaraan. Jika kalian melihat di soal, ciri-cirinya biasanya menggunakan kata sambung seperti AND, OR, NOR, BUT ALSO, NEITHER, EITHER, atau BOTH.

Dalam bahasa Inggris, kesetaraan ini mirip dengan konsep tenses. Jika konteks soalnya dalam bentuk present, maka besar kemungkinan jawabannya juga present. Ini adalah bentuk paralel paling sederhana.

Aturan Dasar Paralel dalam Kalimat

Selama masih dalam satu kalimat (belum dipisahkan titik), elemen-elemen di dalamnya harus setara.

  • Jika di kiri ada kata kerja bentuk pertama (Verb 1), maka di kanan setelah kata sambung AND juga harus Verb 1.
  • Namun, jika sudah dipisahkan titik (menjadi kalimat baru), tenses-nya boleh berbeda karena kalimat tersebut berdiri sendiri.

Jadi, jika kalian menjumpai soal seperti: Subject + Verb-ing, Verb-ing, and ... Maka yang ditanyakan biasanya adalah Verb-ing juga agar setara.

Apa Saja yang Bisa Disetarakan?

  1. Kata Kerja (Verb): Verb 1 setara dengan Verb 1, Verb 3 dengan Verb 3, Infinitive dengan Infinitive, dan Verb-ing dengan Verb-ing.
  2. Kata Benda (Noun): Noun, Noun, and Noun. Nanti ini berkaitan dengan materi derivatif.
  3. Kata Sifat (Adjective): Adjective, Adjective, and Adjective.
    • Catatan: Tidak boleh mencampur aduk, misal: Sifat, Benda, Sifat. Itu salah.

Apa yang Tidak Boleh Disetarakan (Diulang)?

Ada kata-kata yang sebaiknya tidak diulang dalam struktur paralel, yaitu Auxiliary.

  • Modals (will, can, should, etc.)
  • Do, Does, Did
  • Have, Has, Had
  • To Be

Contoh Kasus (Soal Nomor 2):

The technician…

Di soal ini, kita melihat ada kata AND. Kita juga melihat ada auxiliary HAS diikuti Verb 3 (removed).

  • Pilihan B salah karena mengulang has (has remove, has replace).
  • Pilihan D salah karena sempat mengulang has.
  • Sekalipun hanya diulang sekali, jika auxiliary diulang dalam satu konteks kalimat yang sama, itu dianggap kurang tepat (redundant).

Selain itu, perhatikan petunjuk waktu (Adverb of Time/AOT). Di soal ada kata FOR + waktu. Jika ada for + waktu, utamakan jawaban dalam bentuk Perfect (lengkap) atau perfect saja sebagai alternatif.

  • Pilihan E salah karena Simple Present (padahal subjek tunggal harusnya pakai S, dan ada AOT For).
  • Pilihan C salah karena tidak paralel (Verb 3 digabung dengan Verb 1).

Maka jawabannya adalah A: has removed, replaced, and tested. Di sini Has hanya ditulis sekali di awal, dan kata kerja berikutnya (removed, replaced, tested) semuanya setara dalam bentuk Verb 3.

Kasus Khusus: Modals

Jika tidak ada penunjuk waktu (AOT) yang spesifik (seperti Next Monday yang mewajibkan future/will), kalian boleh menggunakan modals yang berbeda-beda dalam satu kalimat paralel (misal: will dan can), asalkan tidak mengulang modal yang sama (misal: will… and will…).

Namun, jika ada AOT Next Monday, maka harus konsisten menggunakan Will. Dalam kasus ini, Will cukup ditulis sekali di depan. Contoh: He will prepare, go, and have fun. (Benar) He will prepare, will go, and will have fun. (Salah/Redundant)


Pendalaman Soal Paralel

Pembahasan Soal Nomor 1: Infinitive dan Kata “Advice”

Soal ini menggabungkan materi paralel dengan Infinitive. Kata kuncinya adalah ADVICE.

  • Jika Advice langsung diikuti kata kerja, maka menggunakan Gerund (Verb-ing).
  • Jika Advice diikuti Objek terlebih dahulu, maka harus diikuti To Verb Infinitive.

Karena di soal ada objek, maka kita butuh To Verb Infinitive.

  • Pilihan C salah karena langsung Verb 1.
  • Pilihan D salah karena To diikuti Verb 2 (salah, harus kata kerja dasar).
  • Pilihan E salah karena pakai S.
  • Pilihan A salah karena tidak setara (to buy, purchase). Ingat, TO bukan auxiliary, jadi dalam paralel sebaiknya diulang atau strukturnya harus konsisten.
  • Jawaban yang paling tepat adalah B: to buy, to purchase, and to prepare. Semuanya konsisten menggunakan To Infinitive.

Pembahasan Soal Nomor 3: Not Only… But Also

Pasangan Not only adalah But also. Aturan penting: Apa yang ada setelah “Not only” harus setara dengan apa yang ada setelah “But also”.

Di soal: Not only increased its revenue streams… Strukturnya: Verb 2 + Pronoun kepemilikan (Its) + Noun. Maka setelah But also harus ada struktur yang sama: Verb 2 + Pronoun kepemilikan + Noun.

Banyak yang terkecoh memilih jawaban yang menghilangkan verb atau pronoun-nya. Namun, khusus untuk Not only… But also, pengulangan ini diperlukan agar benar-benar setara. Jadi jawabannya adalah E, yang mengulang struktur tersebut secara lengkap, termasuk kata its-nya.


Pasangan Kata (Paired Conjunctions)

Dalam paralel, ada pasangan kata yang sudah rigid (baku) dan tidak boleh diganti.

  • Both pasangannya And. (Bukan as well as).
  • Neither pasangannya Nor.
  • Either pasangannya Or.
  • Between pasangannya And.
  • Not only pasangannya But also.

Contoh:

  • Nomor 4: Ada kata Both, jawabannya pasti And.
  • Nomor 5: Ada kata Neither, jawabannya pasti Nor.
  • Nomor 6: Ada kata Either, jawabannya pasti Or.

Materi Concordance (Persesuaian Subjek dan Predikat)

Materi ini sering mengecoh, terutama dalam menentukan apakah subjek tunggal atau jamak.

1. Aturan “NOOB” (Nor, Or, But also)

Jika kalian menemukan kata penghubung Nor, Or, atau But also yang memisahkan dua subjek (Subjek 1 dan Subjek 2): Predikat mengikuti subjek yang paling dekat dengan predikat (Subjek 2).

  • Soal Nomor 7: … or the senior staff members… Subjek penentunya adalah members (Jamak). Maka kita butuh to be jamak. Jawabannya B (Are).

  • Soal Nomor 8: … but also the scientists… Subjek penentunya adalah scientists (Jamak). Perhatikan kalimatnya, apakah aktif atau pasif? Lihat apakah ada by + object? Jika tidak ada, coba lihat subjeknya. Scientists (manusia) cenderung aktif. Jawabannya A (Have reviewed) – Aktif.

  • Soal Nomor 9: Neither the crew nor the supervisor… Subjek penentunya Supervisor (Tunggal). Pilihan A, B, C (Were, Are, Have) adalah untuk jamak. Maka yang tersisa adalah C (Is). Meskipun diikuti Verb-ing, Is bisa berpasangan dengan Verb-ing (Present Continuous).

2. Aturan One, Thing, Body

Kata ganti tak tentu yang berakhiran -one, -thing, -body (seperti Everyone, Something, Nobody) dianggap sebagai Subjek Tunggal.

  • Soal Nomor 10: Everyone… (Tunggal). Maka predikatnya harus tunggal (Was listening). Catatan: Hati-hati! Meskipun subjeknya dianggap tunggal, jika kata ini diganti dengan Kata Ganti (Pronoun) atau Objek, mereka dianggap Jamak (They/Them/Their).
  • Soal Nomor 11: Everyone… hand in… jawabannya adalah Their (Jamak), bukan His/Her.

3. Communal Nouns (Kata Benda Komunal)

Kata benda yang merujuk pada kumpulan orang (e.g., Team, Organization, Committee, Party, Jury).

  • Dianggap Tunggal: Jika konteksnya melihat kelompok sebagai satu kesatuan utuh (seluruh individu melakukan hal sama serentak).
  • Dianggap Jamak: Jika konteksnya menyoroti individu-individu di dalamnya bertindak secara terpisah/sebagian.

  • Soal Nomor 12: The organization… (menerapkan kontrol kualitas). Ini berlaku untuk seluruh organisasi. Maka dianggap Tunggal. Karena ada Verb 3 (Implemented) dan AOT (Since), kita butuh perfect. Jawabannya B (Has).

  • Soal Nomor 13: The organization… express diverse opinions among themselves. Ada kata kunci Among themselves (di antara mereka sendiri) dan Diverse opinions (pendapat berbeda-beda). Ini menunjukkan individualitas. Maka dianggap Jamak. Jawabannya A (Have).

4. Expressions of Quantity (Jumlah)

  • Many, Few, A few, Several: Diikuti benda Countable Jamak. Predikat Jamak.
  • Much, Little, A little: Diikuti benda Uncountable (tidak bisa dihitung). Predikat Tunggal.
  • All, A lot of: Bisa untuk keduanya. Lihat kata benda setelah OF.
    • All of my time (Time = Uncountable/Tunggal) -> Predikat Tunggal.
    • All of my books (Books = Countable/Jamak) -> Predikat Jamak.
  • Soal Nomor 14: Many… (Jamak). Ada Yesterday Morning (Past Specific). Jawabannya C (Were).
  • Soal Nomor 15: Much… (Uncountable/Tunggal). Jawabannya C (Was being devoted).

5. Aturan “3 Anak Tangguh” (Subject 1 Dominant)

Kebalikan dari NOOB, ada kelompok kata penghubung di mana predikat mengikuti Subjek 1. Jembatan keledainya: “3 Anak Tangguh Ikut-Ikut Emak Ngobrol”

  • 3A: Along with, As well as, Accompanied by
  • Tanggu: Together with
  • I (Ikut): In addition to
  • I (Ikut): Including
  • E (Emak): Excluding
  • N (Ngobrol): No less than

Jika ada kata-kata ini: Predikat tergantung Subjek 1.

  • Soal Nomor 16: The architect along with the consultants… Subjek 1 = Architect (Tunggal). Subjek 2 = Consultants (Jamak). Ikuti Subjek 1 (Tunggal). Jawabannya B (Reviews).

  • Soal Nomor 17: The entry as well as the theses… Subjek 1 = Entry (Tunggal). Ikuti Subjek 1. Jawabannya B (Justifies).

6. Subjek + Preposisi + Subjek

Jika ada struktur: Subjek 1 + Preposisi + Subjek 2, maka predikat mengikuti Subjek 1. Preposisi memecah kalimat.

  • Soal Nomor 18: The pair of shoes… The pair (Tunggal) + of (preposisi) + shoes (Jamak). Fokus pada The pair. Maka predikatnya Tunggal. Jawabannya B (Is). Catatan: Jangan terkecoh dengan Adjective Clause atau keterangan waktu di dalam klausa penjelas (which I bought last week). Keterangan waktu di klausa tersebut tidak mempengaruhi predikat utama kalimat.

7. Each vs. Each of

  • Each: Diikuti benda Tunggal. Predikat Tunggal.
  • Each of: Diikuti benda Jamak. Predikat tetap Tunggal (karena fokus pada Each).

  • Soal Nomor 19: Each participant… (Tunggal). Jawabannya B (Receives).
  • Soal Nomor 20: Each of the participants… (Benda jamak, tapi subjek Each tunggal). Jawabannya B (Has).

8. The Number of vs. A Number of

Ini sangat penting dan sering terbalik.

  • The number of: Diikuti benda jamak, tapi dianggap satu kesatuan angka. Predikat Tunggal.
  • A number of: Artinya “sejumlah” (banyak). Diikuti benda jamak. Predikat Jamak.

  • Soal Nomor 21: The number of… Predikat Tunggal. Jawabannya B (Is).
  • Soal Nomor 22: A number of… Predikat Jamak. Jawabannya B (Oppose).

Sesi Tanya Jawab (Q&A)

Q: Bang, boleh diulang soal nomor 1 dan 2? A: Nomor 1: Kuncinya di kata Advice. Karena ada objek, dia butuh To Infinitive. Agar paralel (karena ada AND), maka semua kata kerja setelahnya juga harus pakai To Infinitive (to buy, to purchase, to prepare). Nomor 2: Jawabannya A. Kenapa B salah? Karena mengulang Has (has remove, has replace). Auxiliary tidak boleh diulang. Selain itu, ada AOT For yang menandakan Perfect Tense (Has + Verb 3). Subjek Technician tunggal, jadi pakai Has.

Q: Kalau pakai “to be going to” diparalelkan gimana? A: To be going to itu fungsinya sama seperti Auxiliary (sama kayak Will). Jadi, cukup To be going to-nya di depan sekali saja, lalu diikuti kata kerja dasar yang diparalelkan. Jangan diulang-ulang going to-nya.

Q: Kenapa “The pair of shoes” jawabannya Is? Saya kira R. A: Jawabannya Is (Tunggal). Karena subjek utamanya adalah The pair (sepasang), bukan shoes-nya. Kata of berfungsi sebagai preposisi yang memisahkan subjek.


Penutup: Aturan 3 Menit untuk Melawan Rasa Malas

Sebelum kita akhiri, saya ingin berbagi sedikit cerita 5 menit. Beberapa hari lalu saya menonton video tentang fakta otak manusia. Ternyata, otak manusia itu didesain untuk “malas”. Maksudnya, ketika melihat suatu pekerjaan atau materi yang banyak, otak kita otomatis menilai: “Ini susah, ini berat, ini bakal lama.” Itulah sifat dasar manusia, pesimis di awal.

Solusinya? Gunakan Pola 3 Menit.

Ketika kalian melihat tumpukan PR atau materi belajar, jangan berpikir untuk menyelesaikan semuanya sekaligus. Katakan pada diri sendiri, “Saya akan kerjakan ini 3 menit saja.”

Ternyata, otak manusia itu suka sesuatu yang “nanggung”. Tidak terlalu mudah (membosankan), tapi juga tidak terlalu sulit (bikin menyerah). Ketika kalian mulai mengerjakan selama 3 menit, otak akan merasa penasaran untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai. Rasa penasaran dan “nanggung” inilah yang membuat kalian lanjut belajar.

Namun, jika ternyata materinya benar-benar sulit dan membuat stuck, di situlah gunanya bimbel ini. Kalian bisa bertanya, mendapatkan jawaban, dan otak kalian akan merasa puas (mendapat reward). Rasa puas ini bikin nagih, seperti saat kalian naik level di game atau nonton drama korea yang bersambung.

Jadi, silakan istirahatkan otak kalian malam ini. Besok, coba tantang otak kalian dengan aturan 3 menit untuk mengulang materi ini. Rasakan perbedaannya.

Terima kasih teman-teman, sampai jumpa di pertemuan minggu depan!


This file is located at: _chapters/210-tbi-transkrip/070-parallel-concordance-1.md