Question Tags & Elliptical

Menguasai Question Tag dan Elliptical Construction: Dari Dasar hingga Soal Jebakan

Halo teman-teman. Maaf ya, saya ulang sedikit saja untuk menyimpulkan. Jadi, ketika kalian belajar yang namanya Question Tag, ingat hal pertama yang harus kalian lihat adalah kalimatnya: apakah pernyataannya positif atau negatif?

Prinsip utamanya adalah pernyataan dan question tag itu selalu bertolak belakang. Kalau pernyataannya positif, question tag-nya negatif. Kalau pernyataannya negatif, berarti question tag-nya positif.

Ingat juga, pernyataan negatif itu biasanya ditandai dengan kata no atau not (contohnya: did not, does not). Atau, bisa juga menggunakan kata bermakna negatif yang sudah kita pelajari di materi Inversion, seperti seldom, rarely, scarcely, barely. Intinya, kata-kata bermakna negatif tersebut membuat pernyataan menjadi bentuk negatif walaupun tidak menggunakan kata not. Itulah kesimpulan dasar dalam mengerjakan soal Question Tag.

Bedah Soal Question Tag Dasar

Mari kita lihat soal nomor satu. Kalian tahu kalimatnya adalah positif karena tidak ada kata no, not, atau kata bermakna negatif. Kemudian, perhatikan tenses-nya. Tenses-nya adalah Simple Present. Tahunya dari mana? Dari kata reads. Reads adalah verb one (V1). Atau adanya kata keterangan waktu seperti every ditambah waktu, ini juga menandakan present.

Karena di sebelah kiri (pernyataan) pakai present, nanti di sebelah kanan (tag) juga pakai present. Bedanya, karena sebelah kiri positif, berarti question tag-nya harus negatif.

Ingat teman-teman, kalau predikatnya menggunakan read atau V1, berarti auxiliary-nya pakai do atau does. Karena reads pakai ‘s’, supaya setara di sebelah kanan kita pakai does. Karena kita butuh yang negatif, does menjadi doesn’t. Subjeknya Maria, kata ganti Maria adalah she. Jadi jawabannya adalah doesn’t she.

Lanjut ke soal nomor 3. Kategorikan dulu tenses-nya. Di sini tenses-nya adalah Simple Future, kalian tahu dari ada kata will. Pernyataannya negatif (will not), berarti question tag-nya lawan dari negatif, yaitu positif. Karena di kiri pakai will not, supaya positif auxiliary-nya tinggal pakai will. Subjeknya Tom, kata gantinya he. Jadi jawabannya will he.

Bagaimana kalau subjeknya Tom and Maria? Kalau jamak, pasti pakai they. Kalau jamaknya benda (misal: books) atau hewan (cats), tetap pakai they. Kesimpulannya, semua yang jamak itu pakainya adalah they.

Soal nomor 5, ini bentuk Simple Present (tahu dari kata complains). Pernyataannya positif atau negatif? Negatif, karena ada kata never. Karena ada kata negatif, berarti question tag-nya harus positif. Predikatnya V1+s, berarti auxiliary-nya does. Jawabannya menjadi does he.

Itu adalah bentuk paling dasar. Tapi sayangnya, ujian kalian nanti menurutku tidak akan sesederhana ini. Ini hanya pengantar agar kalian siap menghadapi variasi atau jebakan soal.

Jebakan Soal: Subjek Ambigu (Nor/Or)

Bagaimana jika ketemu soal yang subjeknya ambigu, seperti di soal nomor 4? Di situ ada kata nor. Nor artinya “atau” (not or). Kalau ada kata nor atau or, posisinya biasanya: Subjek 1 + nor + Subjek 2.

Siapa yang menentukan predikat? Subjek 1 atau Subjek 2? Gampangnya begini: yang menentukan predikat adalah subjek yang paling dekat dengan predikat.

Di soal nomor 4, predikatnya adalah have submitted. Sebelum have, subjek yang paling dekat adalah employees. Employees itu jamak, kata gantinya they. Karena subjeknya sama-sama jamak (di soal ini employees dan subjek sebelumnya), pakailah have. Nor dan Neither itu negatif, berarti question tag-nya harus positif. Jadi jawabannya have they.

Ingat, jika nanti ada variasi soal seperti “Neither Sinta nor Agus…”, yang dilihat adalah Agus (subjek terdekat). Agus itu he. Jadi jawabannya akan menyesuaikan dengan he.

Jebakan Soal: Kalimat Majemuk Setara (Fanboys)

Soal nomor 6 dan selanjutnya sering menjadi jebakan. Ada yang namanya kalimat majemuk. Kalimat sederhana itu subjek satu, predikat satu. Kalimat majemuk terdiri dari dua subjek dan dua predikat.

Kalimat majemuk setara ciri-cirinya menggunakan jembatan keledai FANBOYS (For, And, Nor, But, Or, Yet, So). Jika ada kata-kata ini, kalimat tersebut majemuk setara. Aturannya: Question tag harus melihat kalimat yang paling dekat dengan question tag itu.

Contoh soal nomor 13, ada kata so. So adalah bagian dari Fanboys. Di kalimat ada The professor (S1) delivered (P1), lalu ada so, kemudian the students (S2) took (P2). Mana yang jadi petunjuk? The professor delivered atau the students took? Jawabannya adalah the students took karena lebih dekat dengan tag-nya.

Students itu jamak (they), took itu Simple Past (V2). Pernyataannya positif, maka tag-nya negatif. Karena V2 (past), auxiliary-nya pakai did. Negatifnya didn’t. Subjeknya they. Jawabannya didn’t they. Jangan sampai tergocek melihat subjek yang jauh di depan.

Sama halnya dengan soal nomor 14 yang menggunakan kata for. Lihat yang paling dekat, yaitu I was. Karena pakai was (to be), tag-nya juga pakai was. Pernyataan positif, tag negatif. Jawabannya wasn’t I.

Jebakan Soal: Kalimat Majemuk Bertingkat

Selain kalimat majemuk setara, ada kalimat majemuk bertingkat. Ini membagi kalimat menjadi dua: Induk Kalimat (yang sesungguhnya) dan Anak Kalimat (jebakan).

Ciri-cirinya menggunakan kata hubung selain Fanboys (seperti although, because, if, when, etc.). Aturannya: Question tag harus melihat INDUK KALIMAT. Anak kalimat hanyalah jebakan.

Contoh soal nomor 2, ada kata Although. Bagian setelah although (the students…) adalah anak kalimat. Jangan dilihat. Lihatlah induk kalimatnya: The professor delivered. Professor tunggal (he), delivered positif (past). Maka tag-nya negatif past: didn’t he.

Pola Khusus Question Tag

Ada beberapa pola khusus yang bentuk question tag-nya sudah baku:

  1. Let’s: Jika kalimat dimulai dengan Let’s + V1, question tag-nya pasti shall we. (Contoh soal nomor 7).
  2. I am: Jika kalimatnya I am + positif, question tag-nya aren’t I. Tapi kalau kalimatnya I am not (negatif), question tag-nya tetap am I. (Contoh soal nomor 8).
  3. Had better: Had better dianggap modals. Jika ada He had better, auxiliary-nya pakai had. Pernyataan positif, tag negatif menjadi hadn’t he. (Contoh soal nomor 9).
  4. Kalimat Perintah (Imperative): Jika kalimat perintah (positif atau negatif, misal Don’t forget), question tag-nya khusus pakai will you. (Contoh soal nomor 12).
  5. Kalimat Ajakan: Jika kalimatnya ajakan (misal: “Datang ya ke rumahku”), question tag-nya menggunakan won’t you.
  6. Everything/Every + Benda Tunggal: Every memang tunggal, tapi kata gantinya menjadi jamak (they). (Contoh soal nomor 10).
  7. Gerund/Infinitive sebagai Subjek: Jika subjeknya To understand atau Understanding, itu dianggap tunggal dan kata gantinya adalah it. (Contoh soal nomor 11).

Elliptical Construction

Sekarang kita masuk ke materi Elliptical. Gampangnya, elliptical dalam bahasa Indonesia itu artinya “juga”. Misalnya, “Saya lapar dan kamu juga.” Di bahasa Inggris, “juga” ini ada aturannya.

Petunjuk soal Elliptical:

  1. Biasanya menggunakan kata hubung AND.
  2. Bisa juga menggunakan kata hubung BUT.

1. Elliptical dengan AND (Setara)

Karena AND itu setara, jika pernyataan di kiri positif, elliptical di kanan juga positif. Jika kiri negatif, kanan juga negatif.

  • Positif: Menggunakan SO atau TOO.
    • Pola SO: So + Auxiliary + Subject. (Ingat: Soto -> So duluan).
    • Pola TOO: Subject + Auxiliary + Too. (To di akhir).
  • Negatif: Menggunakan NEITHER atau EITHER.
    • Pola NEITHER: Neither + Auxiliary + Subject. (Neither sudah bermakna negatif, tidak perlu not lagi).
    • Pola EITHER: Subject + Auxiliary + not + Either. (Either wajib pakai not).

Contoh soal nomor 17. Elliptical pakai AND, pernyataannya positif (enjoys - V1). Berarti butuh elliptical positif (so/too). Auxiliary-nya pakai does (karena present). Jawabannya tergantung subjek di pilihan ganda. Misal So does his younger sister.

Contoh soal nomor 19. Ada kata scarcely (negatif). Berarti butuh elliptical negatif (neither/either). Predikat pakai will (modals). Jawabannya: Neither will I.

2. Elliptical dengan BUT (Bertentangan)

Jika menggunakan BUT, sifatnya bertentangan.

  • Jika pernyataan positif, elliptical-nya negatif.
  • Jika pernyataan negatif, elliptical-nya positif.
  • PENTING: Kalau pakai BUT, tidak perlu pakai so, too, neither, atau either. Cukup Subjek + Auxiliary (+ not jika perlu).

Contoh soal nomor 15. Pakai BUT, pernyataan positif (had - perfect). Berarti elliptical harus negatif. Auxiliary-nya pakai had juga. Jawabannya: but I hadn’t. (Tanpa neither/either).

Contoh soal nomor 16. Pakai BUT, pernyataan negatif (did not). Berarti elliptical harus positif. Jawabannya cukup: but I did.


Tips Belajar Tambahan

Teman-teman, materi malam ini sudah mencakup bentuk umum, khusus, hingga jebakan soal question tag dan elliptical.

Sebagai penutup, saya ingin berbagi sedikit tentang metode belajar. Ada yang namanya Metode Feynman. Ini adalah metode belajar di mana setelah selesai mempelajari sesuatu, kita coba jelaskan materi ini kepada orang lain atau seolah-olah kita menjelaskannya kepada orang lain dengan bahasa paling sederhana. Jika kalian bisa menjelaskannya, berarti kalian sudah benar-benar paham.

Kalian bisa mencari partner belajar atau support system di grup kelas kalian untuk saling menjelaskan materi. Atau bisa juga menjelaskan ke diri sendiri di depan cermin.

Satu lagi, ternyata otak kita itu butuh reward. Setelah belajar keras, otak butuh imbalan agar tidak “lelah”. Jadi, setelah kelas ini selesai, sebelum kalian lanjut mengulang materi, coba kasih reward dulu ke diri kalian. Bisa istirahat 10-15 menit, nonton video lucu, atau makan makanan kesukaan. Tapi ingat, reward-nya yang wajar, jangan sampai kebablasan nonton series 2 jam atau main game sampai pagi.

Terima kasih buat waktunya malam ini. Semoga materi ini bermanfaat dan bisa membantu meluluskan kalian di ujian nanti. Selamat belajar!


This file is located at: _chapters/210-tbi-transkrip/060-question-tags-elliptical.md