Comparison, Gerund & Infinitive

Pembahasan Lengkap: Degree of Comparison & Gerund Infinitive

Pembukaan dan Pengantar Kelas

Oke, izin teman-teman. Apakah share screen-nya juga sudah terlihat teman-teman? Ya, share screen-nya sudah terdengar dan sudah terlihatkah ya? Oke, siap.

Oke, teman-teman terima kasih buat waktunya. Selamat malam buat kalian dan buat teman-teman yang mungkin baru nyampai kosan atau mungkin baru nyampai rumah. Kalau misalnya mau belajarnya sambil makan atau mungkin disambi istirahat, silakan ya teman-teman ya. Intinya kalian jangan sampai melupakan makan, karena itu lebih penting buat kesehatan kalian. Jadi kalian bisa sambil makan sambil belajar juga enggak apa-apa.

Terima kasih juga yang sudah mengerjakan pre-test untuk di malam ini. Tadi nilainya juga bervariasi ya, ada yang bisa benar semua dan ada juga yang mungkin ada yang salah di bagian Gerund-nya. Karena kan yang namanya Gerund Infinitive itu memang tentang hafalan.

Khusus untuk malam ini, kenapa pre-test-nya aku jadikan PR? Karena ini mencakup banyak poin. Ada 27 pertanyaan, jadi ada 27 poin. Takutnya kalau misalnya kita pre-test-nya di jam kita Zoom sekarang, takutnya nanti overtime-nya terlalu jauh. Jadi makanya aku coba antisipasi dengan membuat PR buat kalian. Nanti juga untuk beberapa pertemuan ke depan, akan ada beberapa pre-test yang kita jadikan PR ya teman-teman. Alasannya karena memang soalnya banyak aku buat.

Jadi soalnya banyak itu bukan mengulang-ulang ya. Kalau kalian perhatikan, aku sudah buat catatannya di sebelah kiri. Jadi kurang lebih yang nanti akan kita bahas malam ini itu ada 27 poin ini. Ada 27 poin di mana 12 poinnya itu adalah perbandingan atau Degree of Comparison dan 14 poin lagi itu adalah Gerund Infinitive. Jadi di sini kalau misalnya kita mengerjakannya itu di kelas sekarang, itu takutnya enggak terkejar. Itu aja sih sebenarnya alasannya.

Sama sekaligus juga mau nanya, kira-kira yang kemarin tips kita buat belajar yang coba 5 sampai 10 menit ditulis setelah dibaca, ada yang mungkin sudah praktik dan kira-kira lebih efektif atau mungkin sama aja? Ada enggak yang sudah coba trik yang kemarin kita cerita itu, yang coba belajarnya kemudian ditulis di kertas atau mungkin diketik, kira-kira bisa enggak ingat materi-materi apa aja yang dipelajari sebelumnya?

Oke, kalau misalnya ada yang berhasil aku ucapkan selamat ya teman-teman. Dan kalau misalnya ternyata cara itu efektif, berarti mungkin itu adalah cara yang tepat buat kalian. Jadi bagi yang mungkin belum efektif, mungkin bisa dicoba lagi. Dicoba lagi mungkin dari tiga kali coba atau empat kali coba kalian mungkin baru akan tahu efeknya, apakah efektif buat kalian atau enggak.

Sama satu lagi teman-teman, kemarin kan aku sempat bilang kemungkinan Sabtu ini ya untuk yang TBI sama TPA pemantapannya. Ternyata kemarin dari tim akademik dan dari tim IT itu sudah berhasil mencoba merampungkan seluruhnya teman-teman, baik yang TBI sama TPA. Jadi di sini teman-teman bisa lihat di sebelah kiri ini ada TBI saja, ini adalah materi kalian yang sebelumnya yang sudah kalian pelajari. Dan sebelah kanan itu ada TBI Pemantapan.

TBI Pemantapan ini adalah TBI yang merupakan gabungan dari materi-materi TBI yang sebelah kiri, kemudian kita buat sebelah kanan sehingga lebih padat. Di sini cuman ada tiga atau empat ya. Jadi intinya di sini teman-teman, untuk TBI Pemantapan dan TPA Pemantapan ini sudah berhasil di-up atau di-upload di website. Jadi nanti teman-teman silakan di sini sama kayak biasa, ada buat slide-nya kemudian di sini ada videonya, sama ya semuanya. Jadi nanti silakan teman-teman bisa melihat video ataupun slide dari TBI Pemantapan dan TPA Pemantapan. Di sini juga ada latihan soalnya. Untuk pre-test-nya belum ya teman-teman, karena masih sedang dikumpulkan.

Besok juga ini akan diinformasikan di IG juga. Jadi buat kalian yang sudah eksklusif bisa langsung kalian nikmati mulai malam ini TBI Pemantapan dan TPA Pemantapan. Oke, kalau begitu sekarang kita coba mulai pelajarnya ya teman-teman, Degree of Comparison.


Degree of Comparison (Perbandingan)

Jadi teman-teman, kalau terkait dengan Degree of Comparison ini, mungkin teman-teman pernah melihat soal yang kurang lebih ada as…as, kemudian di sini kata sifat atau adverb. Atau mungkin teman-teman pernah melihat ada soal yang pakai more plus kata sifat, atau mungkin kata sifat plus -er, atau mungkin the most plus kata sifat. Ini adalah yang malam ini akan kita pelajari teman-teman terkait dengan comparison.

Kenapa penting untuk mempelajari comparison? Karena comparison itu materi yang sering keluar walaupun enggak setiap tahun. Tapi ini materi yang rutin keluar kalau misalnya ada di soal Tubel. Jadi kalaupun keluar memang soalnya bobotnya paling cuma satu sih.

Yang pernah keluar di soal Tubel itu:

  1. As…as (Perbandingan setara).
  2. Alike dan Like (Ini jarang keluar, tapi pernah).
  3. Comparative (Lebih): Pakai more atau -er. Ini lumayan sering keluar karena soalnya akan mencoba menjebak kalian apakah kalian tahu kapan kata sifat lebih itu pakai more dan kapan pakai -er.
  4. Superlative (Paling): The most atau the…-est. Ini juga sering, jebakannya mirip dengan yang comparative.
  5. Perbandingan Ganda (Double Comparative): Kombinasi dari perbandingan lebih. Ini juga lumayan sering keluar.
  6. Of the two / Of the three: Walaupun jarang, tapi kalau dicek di soal TOEFL ITP itu lumayan sering keluar.
  7. Multiple Numbers: Kata sifat dua kali, tiga kali (misalnya “dua kali lebih rajin”). Nanti ada caranya sendiri.

Jadi kalau misalnya kalian sudah bisa menguasai lima poin atau tujuh poin ini teman-teman, pada dasarnya kalian untuk comparison itu sudah aman. Aku yakin untuk jebakan soalnya itu sudah aku coba rangkum di soal pre-test kalian yang nanti akan kita sama-sama pelajari.

Petunjuk Soal Comparison

Pertama, pastikan berapa jumlah yang diperbandingkan. Kenapa perlu melihat jumlahnya?

  • Jika bendanya ada dua (Benda A dengan Benda B), berarti logikanya ini adalah perbandingan setara atau perbandingan lebih.
  • Jika bendanya lebih dari dua atau tidak diketahui jumlahnya, itu berarti masuk ke perbandingan paling (superlative).

Contohnya, jika ada “GDP per capita emerging country this year” dibandingkan dengan “neighboring country during the last fiscal quarter”, itu ada dua benda. Berarti kalau enggak setara, pasti lebih. Tapi kalau misalnya ada kata “three” atau “among all students” (kita enggak tahu jumlah seluruh siswa berapa), itu berarti perbandingan paling.

Petunjuk lain:

  • Jika melihat kata THAN, itu berarti perbandingan lebih.
  • Jika melihat preposisi (seperti in, among, of, at) tanpa ada kata than, itu biasanya perbandingan paling. Contoh: “Indonesia is the… archipelago country in ASEAN.”

1. Perbandingan Setara (Positive Degree)

Untuk perbandingan setara, ciri-cirinya:

  • As… Sifat/Adverb… As: Di kiri pakai As, di kanan pakai As. Jadi setara. Sering keluar di Error Recognition, misalnya As-nya kurang satu.
  • Like / Alike / Similar:
    • Like: Artinya “mirip”. Hanya boleh digunakan di awal atau di tengah kalimat. Tidak boleh di akhir. Rumusnya bisa: Subject + Like + Object + Predicate atau Subject + Predicate + Object + Like + Object. Perlu diingat, Like di sini fungsinya sebagai kata sifat (mirip), bukan kata kerja (suka), jadi tidak selalu butuh to be sebelumnya tergantung struktur kalimatnya.
    • Alike: Hanya boleh digunakan di akhir kalimat. Contoh: Subject + Predicate + Object + Alike. Kalau Alike ada di tengah kalimat, itu pasti salah.
    • Similar: Harus pakai to (Similar to). Kalau pakai As, harusnya As…As.

Contoh soal: Jika ada titik-titik di tengah kalimat, Alike pasti salah. As…Like salah karena redundan. The Like salah karena perbandingan setara normalnya tidak pakai The.

2. Perbandingan Lebih (Comparative Degree)

Isunya di sini adalah membedakan kapan pakai -er dan kapan pakai more.

  • 1 sampai 2 Suku Kata (Syllable): Pakai -er. Contoh: Lazy -> Lazier, Easy -> Easier, Big -> Bigger, Costly -> Costlier.
  • Lebih dari 2 Suku Kata: Pakai More. Contoh: Dangerous -> More dangerous, Diligent -> More diligent.

Pengecualian (Jebakan Soal): Ada kata sifat 2 suku kata yang berakhiran tertentu TIDAK pakai -er, tapi pakai More.

  • Berakhiran -ful (Helpful -> More helpful).
  • Berakhiran -less (Careless -> More careless).
  • Berakhiran -ing (Boring -> More boring).
  • Berakhiran -ed (Tired -> More tired).

Kata Sifat Tidak Beraturan (Irregular):

  • Good -> Better -> The Best.
  • Bad -> Worse -> The Worst.
  • Far (Jauh):
    • Farther: Jauh tapi bisa diukur (jarak fisik, tinggi). Tidak abstrak.
    • Further: Jauh tapi tidak bisa diukur (abstrak). Contoh: “Jauh lebih menyenangkan” atau “penelitian lebih lanjut”.

Ingat, perbandingan lebih bendanya dua dan ada kata THAN. Hati-hati jebakan di Error Recognition, kadang pakai then (kemudian) bukan than (daripada). Atau pakai than tapi struktur sebelumnya bukan perbandingan lebih.

3. Perbandingan Paling (Superlative Degree)

Bendanya lebih dari dua, tidak diketahui jumlahnya, atau ada preposisi (in, among, of, at). Wajib pakai THE.

  • 1-2 Suku Kata: The + Kata Sifat + -est. (Contoh: The laziest).
  • Lebih dari 2 Suku Kata: The + Most + Kata Sifat. (Contoh: The most interesting).

Hati-hati:

  • Jangan buru-buru jawab “paling” kalau ada preposisi in tapi ternyata bendanya cuma dua. Cek dulu jumlah bendanya.
  • Contoh: “The bag in my house… than the bag in your house.” Ada kata in, tapi ada than dan bendanya dua. Berarti tetap perbandingan lebih (Bigger than), bukan paling.
  • The most harus diikuti kata sifat. Tidak boleh The most impact (karena impact itu benda). Harusnya The most impactful (karena impactful itu sifat).

4. Perbandingan Ganda (Double Comparative)

Pola: “Semakin…, Semakin…” Dalam bahasa Inggris rumusnya: The + Comparative + Subject + Predicate, The + Comparative + Subject + Predicate.

Kiri pakai perbandingan lebih, kanan pakai perbandingan lebih. Tapi, walaupun perbandingan lebih, di sini WAJIB PAKAI THE. Ini sering jadi jebakan karena orang mengira perbandingan lebih tidak pakai The.

Contoh: The more you study, the better you get. Kalau ada soal di awal kalimat pakai The more…, cari pasangannya di sebelah kanan yang juga pakai The more… atau The -er….

5. Pola “Of The Two” dan “Of The Three”

  • Of the two (Bendanya 2): Pakai Comparative (Lebih), tapi WAJIB PAKAI THE. Contoh: Of the two alternatives, this one is the more susceptible. (Bukan more susceptible saja, dan bukan most).
  • Of the three / Of the all (Bendanya >2): Pakai Superlative (Paling) dengan THE.

Ini sering salah karena orang berpikir kalau bendanya dua (comparative) tidak perlu The. Khusus pola Of the two, harus pakai The.

6. Multiple Numbers (Dua kali, Tiga kali)

Jika ingin bilang “dua kali lebih…”, gunakan pola: Twice / Three times / Four times + As… Kata Sifat… As. Jadi setelah angka kali-nya, gunakan perbandingan setara.

Contoh: Twice as hard as, bukan Twice harder than.


Gerund dan Infinitive

Materi ini setiap tahun pasti keluar, kadang lebih dari satu soal. Ini materi hafalan tapi polanya jelas, jadi bagus buat mendulang poin.

Apa itu Gerund?

Gerund adalah kata kerja yang dibendakan (Verb-ing). Bedanya dengan Continuous?

  • Continuous: Kata kerja sedang berlangsung (I am running). Butuh to be.
  • Gerund: Kata kerja jadi benda (Running is my hobby). Tidak butuh to be.

1. Gerund sebagai Subjek

Gerund bisa menjadi subjek kalimat. Posisinya di awal kalimat.

  • Sifatnya Tunggal (Singular). Jadi predikatnya pakai is, was, has, s/es. Contoh: Controlling inventory is important. Bukan are.
  • Negatif Gerund: Cukup tambahkan NOT di depannya. Tidak perlu Don’t/Doesn’t. Contoh: Not maintaining the machine…

2. Gerund setelah Preposisi

Jika ada preposisi (in, on, at, by, of, about, before, after, dll), wajib diikuti Gerund (V-ing). Contoh: Interested in learning, Avoid collision by running

Gerund Pasif: Bisa pasif? Bisa. Rumusnya: Being + V3. Contoh: The book is recommended being read by…

3. Kelompok Kata Kerja (Verbs) yang Diikuti Gerund

Ini intinya. Ada kata kerja tertentu yang jika muncul, setelahnya wajib Gerund. Kalian harus menghafalnya. Ada jembatan keledai (seperti “Papa Choco Meremas…”), tapi lebih baik bikin sendiri agar lebih personal dan ingat.

Contoh kata kerja: Admit, Avoid, Appreciate, Consider, Delay, Deny, Enjoy, Finish, Keep, Mind, Miss, Postpone, Practice, Quit, Risk, Suggest, Stop (ada pengecualian), dll. Contoh soal: He admitted stealing the money.

4. Frasa Khusus dengan “To” yang Diikuti Gerund

Biasanya To diikuti V1 (Infinitive). TAPI, ada pengecualian. Frasa berikut wajib diikuti Gerund (V-ing):

  • Look forward to
  • Object to
  • Confess to
  • Accustomed to
  • Committed to
  • Be used to (Kebiasaan sekarang)

Catatan tentang “Used to”:

  • Subject + To Be (Present) + Used to + V-ing: Kebiasaan sekarang. (Contoh: I am used to getting up early).
  • Subject + Used to + V1: Kebiasaan dulu (sekarang tidak lagi). (Contoh: I used to play marbles).
  • Subject + To Be (Past) + Used to + V1: (Jarang, biasanya pasif atau pola lama, tapi fokus pada dua di atas).

5. Infinitive (To + V1)

Infinitive juga bisa menjadi subjek (tapi jarang, biasanya Gerund). Infinitive sebagai subjek juga tunggal. Negatif Infinitive: Not to + V1. (Bukan To not).

Kapan pakai Infinitive?

  1. Setelah Kata Sifat (Adjective):
    • Rumus: Adjective + To V1.
    • Penting: Walaupun maknanya pasif, tetap pakai To V1 (Active form).
    • Contoh: This question is hard to answer. (Bukan to be answered). The food is dangerous to eat.
  2. Setelah 5W + 1H (Who, What, Where, When, Why, How):
    • Diikuti To V1.
    • Contoh: I don’t know how to fix it.
  3. Kelompok Kata Kerja yang Diikuti Infinitive:
    • Sama seperti Gerund, ini harus dihafal.
    • Contoh: Agree, Attempt, Claim, Decide, Demand, Desire, Expect, Fail, Forget, Hesitate, Hope, Intend, Learn, Need, Offer, Plan, Prepare, Pretend, Promise, Refuse, Seem, Strive, Tend, Want, Wish.
    • Contoh soal: Decide to go. (Tadi sempat salah sebut di sesi, koreksinya: Decide itu diikuti Infinitive).

Need dan Want (Special Case):

  • Aktif: Need/Want + To V1.
  • Pasif:
    • Utama: Need/Want + To be + V3.
    • Alternatif: Need/Want + V-ing (Gerund).
    • Contoh: The equipment needs calibrating (= needs to be calibrated).

6. Kata Kerja yang Bisa Diikuti Gerund DAN Infinitive

Beberapa kata kerja bisa diikuti keduanya (Start, Begin, Continue, Like, Love, Hate). Biasanya maknanya sama.

Kecuali STOP:

  • Stop + V-ing: Berhenti melakukan kegiatan itu (Quit). Contoh: Stop smoking (Berhenti merokok selamanya/kebiasaan).
  • Stop + To V1: Berhenti (dari kegiatan lain) untuk melakukan sesuatu (Pause to do). Contoh: Stop to smoke (Berhenti berjalan/bekerja untuk merokok).

Contoh soal: After studying so hard, Susanti stopped to take a rest. (Berhenti belajar untuk istirahat -> 2 kegiatan, pakai To V1).


Penutup dan Tips Belajar

Itulah materi kita malam ini, ada tiga poin besar: Degree of Comparison, Gerund, dan Infinitive. Materi Gerund dan Infinitive itu memang banyak banget hafalannya.

Tips untuk menghafal: Coba kalian tulis satu kata setiap hari. Hari ini hafal satu kata saja, besok ulangi kata yang kemarin plus satu kata baru. Lusa ulangi lagi plus satu lagi. Selama 3 bulan ke depan kalian akan tahu lebih dari 30-90 kata. Cara ini pernah dipraktikkan siswa tahun lalu yang lulus. Ini akan menjadi pembeda kalian dengan saingan kalian. Orang-orang yang lulus rata-rata hafal mati Gerund dan Infinitive, sehingga saat soal ini keluar, mereka bisa mengerjakannya dengan cepat dan tepat.

Pilihannya ada di kalian, apakah mau jadi yang lebih dari saingan atau tidak. Kalau mau lebih, hafalkan. Luangkan waktu 5-10 menit, catat ulang, dan ulangi.

Oke teman-teman, itu aja materi kita malam ini. Terima kasih buat waktu kalian. Nanti lecture notes dan latihan PR akan di-share lagi di grup. Terima kasih!


This file is located at: _chapters/210-tbi-transkrip/040-comparison-gerund-infinitive.md